31 Desember, 2025
Harapanku di Tahun 2026
30 Desember, 2025
Bukan titipan apalagi instan
kompeten di bidangnya, bukan titipan apalagi instan.
Aku mau, Indonesiaku...
Berbenah, aku mau Indonesiaku berbenah. Kalau kata istriku, maunya Indonesia itu hilang semua orang-orang nakalnya, orang-orang yang mengisi adalah orang-orang yang kompeten di bidangnya, bukan titipan apalagi instan.mulai dari yang mudah, mulai dari yang dekat dan semua itu harus dimulai.
29 Desember, 2025
Belajar jadi orang tua bahagia
"Ini dibaca, semoga menjadi orang tua yang lebih baik dari ibuk ya"
![]() |
| Dari kiri : Istriku, Ibukku & Adikku Paling ganteng : aku |
![]() |
| Buya Umi SMP IT Al-Jawahir Dari kiri atas : Buya Tatag, Buya Zul, Buya Donny, Buya Pras Dari kiri bawah : Umi Sakina, Umi Wike, Umi Dilla, Umi Adel, Umi Icha, Umi Nisa |
28 Desember, 2025
Dampak Dua Wanita Hebat

27 Desember, 2025
Yth. Kepada Allah SWT
26 Desember, 2025
Sepasang Bebek Peking
25 Desember, 2025
Desember favoritku dari 2019-2025
24 Desember, 2025
komat kamit kalimat semangat
23 Desember, 2025
Majas : Warna tak bernilai
22 Desember, 2025
Menjadi orang baru di dunia vokasi
Sudah hampir genap 2 tahun aku menjalani karir baru di BBPVP Medan. Seperti biasa tidak mudah beradaptasi saat awal mula disini. Rasa canggung, malu dan sungkan pasti sering ku alami. Banyak orang-orang baru yang hadir dan akan sering dijumpai di tempat ini. Mulai dari pegawai, pegawai honorer, security dan lainnya. Sebagai seorang instruktur disini, di awal pertama kali masuk juga belum bisa untuk mengajar, aku masih diperbantukan di salah satu bagian kantor yaitu Bagian Intala.
di bagian Intala ini aku masih mempelajari awal awal apa saja kegiatan yang dilaksanakan, siapa saja satu tim di bagian Intala, kapan biasanya kegiatan dilaksanakan, bagaimana prosedur kerja dan teknis yang dilakukan dan berapa lama biasanya pelatihan dilaksanakan. aku sendiri belum bisa mengajar di kelas, karena belum memiliki sertifikat metodologi instruktur. di awal aku hanya memiliki sertifiakt kompetensi teknis video editor yang di akhir tahun ini seharusnya sudah habis dan harus diperpanjang.
21 Desember, 2025
Tega - Sebuah perasaan yang tidak mereka miliki
20 Desember, 2025
Menunggu Maryam Tidur
19 Desember, 2025
Di Balik Scroll Ibu Jari: Antara Etalase Pencitraan dan Realita Vokasi
Siapa sekarang yang tidak punya Sosial Media (sosmed)? iya, tentunya kita semua sepakat hampir semua orang memiliki gadget atau gawai mereka masing-masing dan minimal ada satu sosmed di dalamnya, bahkan ada yang semua ada (diinstal). Begitu juga saya, terlepas dari beberapa sosmed memiliki pasar dan target user, jujur saya sendiri hampir menggunakan semuanya. Mulai dari Facebook, Instagram, youtube, tiktok dan masih banyak lagi.
Dulu, awal pertama menggunakan Facebook, saya dikenalkan oleh alm. Ayah saya sendiri saat liburan semester, waktu itu saya masih mondok menjadi santri. Saat itu saya mulai mondok di Ar-Raudhatul Hasanah pada tahun 2005. Mulanya saya belum tau banyak apa itu sosial media, email dll. Setelah berhasil membuat akun Facebook pertama, hal yang paling menarik saat itu mencari akun akun facebook saudara-saudara keluarga dari orang tua di pulau Jawa. kemudian saya juga mencari beberapa akun facebook teman-teman SD yang dulu pernah bersekolah bersama.
Rasanya itu seperti hal yang baru. kita bisa berkomunikasi dengan mereka, bisa melihat photo profil mereka dan berkomentar di status yang mereka buat. karena pada umumnya kita tidak bisa bertemu dengan waktu yang cukup lama dan dipisah dengan jarak cukup jauh, sehingga ketika berkomunikasi menggunakan facebook waktu itu membuat saya senyum sendiri. kok bisa ya dulu saya menulis status seperti itu? kok bisa ya saya photo gaya itu?
Dan sekarang, luar biasa perkembangannya dan majunya teknologi. Sosial media sendiri bukan hanya sekedar ruang komunikasi namun sudah menjadi kebutuhan "ruang tamu digital" sekaligus pasar ide. Saya juga melihat medsos digunakan sebagai tempat di mana tren skill berubah begitu cepat, dengan contoh viralnya AI atau kreasi konten. Semua ini bisa menjadi alat atau tools untuk menunjang kebutuhan, usaha, hingga pekerjaan kita. Belum lagi jika ada salah satu konten yang viral dan meledak, Boom. Bisa bisa orang biasa saja bisa menjadi terkenal dengan cara yang tidak disangka. Itulah dahsyatnya konten sosial media.
Nah fenoemana ini juga sangat disukai sekali masyarakat kita, salah satunya konten flexing. Sebenarnya banyak konten yang kita lihat, namun secara kontras konten seperti flexing (pamer kekayaan) dan konten perjuangan orang mencari kerja (PHK/sulitnya cari loker) yang sering viral setahun terakhir. Belum lagi konten pencitraan saat saudara-saudara kita sedang terkena musibah banjir dan mirisnya lagi beberapa dilakukan dan dimanfaatkan oleh orang-orang yang memiliki jabatan dan seorang publik figur. Ya, mungkin kita juga sudah melihat mereka sedang membangun citra atau personal branding tetapi tidak dibungkus dengan rasa empati sehingga muncullah komentar komentar netizen yang marah dan kecewa.
Sudahlah, lupakan yang itu. Saya sendiri sering membuka sosmed untuk mencari informasi dan kegiatan yang bisa menunjang karir saya, seperti pelatihan, upgrading dan lainnya. Masyarakat kita saat ini sangat gemar sekali melihat konten hiburan, namun mulai bergeser ke pencarian informasi pekerjaan dikutip dari Data We Are Social 2024/2025. Memang terkadang sebagai seorang kepala keluarga waktu terbaik untuk bermain medsos adalah "secukupnya". Waktu terbaik adalah saat "me-time" yang tidak mengganggu momen bersama anak dan istri. Jangan sampai anak-anak melihat ayahnya lebih asyik dengan layar daripada dengan mereka. Walaupun saya akui, masih sulit sekali rasanya lepas dari gadget ini bermain sosmed, padahal anak sedang bersama dan mengajarak bermain. Maryam, maafkan ayah ya
18 Desember, 2025
Menjahit Harapan di Tengah Puing Duka: Catatan dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan
Hai semua!
Bagaimana kabarnya? semoga sehat selalu ya disana.
Sebelumnya sudah lama sekali tidak membuka blog ini. mulai hari ini aku akan sedikit menulis lagi bersama teman-teman dari @tautannarablog dalam 14 hari ke depan dengan judul yang berbeda di setiap harinya.
challange yang sangat menarik untuk diikuti karena menurutku kebiasaan membaca dan menulis sudah sangat jarang dilatih saat ini. mungkin jika sudah lama mengenalku, kalian pasti tau blog ini sudah cukup lama dan beberapa ada tulisanku yang berkesan sejak saat mahasiswa.
![]() |
| Aku, istriku dan Maryam |
Kali ini, tentunya sudah berbeda saat terakhir menulis di blog 3-4 tahun lalu, aku lupa. Sekarang mencoba memulai menulis dengan latar belakang yang berbeda, pekerjaan yang baru, lingkungan mungkin masih sama namun tetap bertemu orang-orang baru itu membuat sadar bahwa hidup itu harus banyak bersyukurnya.
Baca artikel populer lainnya
-
Alat dan Bahan yang dibutuhkan Baiklah, kali ini saya akan berbagi bagaimana cara membuat tempat pensil dari koran bekas. membuat tempat...
-
Postingan sebelumnya saya sudah memberikan contoh bagaimana membuat surat lamaran kerja praktek/magang , khususnya bagi mahasiswa yang sedan...
-
Ada banyak macam surat yang digunakan saat ini, salah satunya surat lamaran. Surat ini digunakan sebagai perantara seseorang untuk mengajuka...
-
Santri juga bisa di pagi yang agak mendung itu, tepatnya di lapangan sepak bola yang berada di belakang gedung ruqayyah pesantren Ar-Raudhat...
-
See some of the issue and their business opportunities for Permak Bike before, this Project designed and developed with several stages of st...
-
Selain terkenal dengan karya-karyanya di Indonesia, 9 arsitek dan desainer interior asal Indonesia ini juga sukses hingga kancah internasi...
-
My project assignments in Basic Design 1 and 2. All designer must be able to more recognize and sensitive for feel aesthetics, beauty, char...
-
Banyak kardus bekas tapi tidak tahu ingin digunakan untuk apa? Tenang saja! Kertas kardus berkas dapat dijadikan rak sepatu yang unik. Be...
-
Sudah menjadi penantian bagi santri dan guru melihat bagaimana prosesnya pembangunan BLK mulai bulan Agustus lalu. Kini SMK Pesa...
-
Perlukah Seorang Santri Belajar Desain? (Kegiatan MPLS SMK Pesantren Darul Dakwah) Seperti yang sudah saya share di beberapa sos...




.jpeg)