Cukup tau saja, itu tidak cukup. Butuh yang namanya peningkatan, butuh yang namanya perbaikan dan butuh yang namanya Indonesia.
kompeten di bidangnya, bukan titipan apalagi instan.
Aku mau, Indonesiaku...
Berbenah, aku mau Indonesiaku berbenah. Kalau kata istriku, maunya Indonesia itu hilang semua orang-orang nakalnya, orang-orang yang mengisi adalah orang-orang yang kompeten di bidangnya, bukan titipan apalagi instan.Berubah, aku mau Indonesiaku berubah. Menjadi lebih baik dari sebelumnya di bidang hukum, ekonomi dan sosial. Lebih peduli lagi dan berpihak kepada masyarakat, lebih melayani dan menjadi Indonesia yang adil dan beradab.
Berjaya, aku mau indonesiaku berjaya. Generasi masa depan yang mampu menunjukkan taringnya. Bangsa yang memiliki wibawa di mata dunia. Mandiri dan mampu menjadi bagian negara digdaya.
Bukannya ku tak yakin, tapi memang tahun ini Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Banyak persoalan dan masalah yang dihadapi Indonesia. Dan mirisnya, masih ada yang mengambil kesempatan dan keuntungan demi kelompok mereka. Ketika moral dan etika sudah tidak menjadi budaya, Indonesia mulai luntur dan seakan menjadi negara terjajah kembali, 80 tahun merdeka rasa jajahan budak elite dunia.
mulai dari yang mudah, mulai dari yang dekat dan semua itu harus dimulai.
Semoga Indonesia bisa berbenah, berubah dan berjaya di tahun berikutnya. Indonesia harus berdiri di kaki sendiri, memiliki pemimpin yang mengerti bukan yang maunya selalu ingin dimengerti. Sebagai salah satu rakyat Indonesia, aku yakin dengan Indonesia dan cukup tahu saja diri masing-masing, kita mulai dari yang paling kecil, aku mulai dari yang mudah, mulai dari yang dekat dan semua itu harus dimulai. Berbenah, Berubah dan Berjaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar