BLK ini juga diharapkan mampu memberikan pelatihan vokasi atau keahlian terapan tertentu kepada santri dan warga di sekitar pesantren. Fokus program pelatihan di BLK ini di bidang Desain Komunikasi Visual. Dalam kesempatan peresmian itu Ibu Ida juga berharap, BLK SMK Pesantren Darul Dakwah dapat mencetak santri yang kompeten dan berdaya saing.
Selanjutnya, tak lupa juga beliau juga menjelaskan BLK ini adalah bagian dari program Kemnaker membangun 1000 BLK Komunitas, sebelumnya juga Kemnaker telah membangun 1113 BLK Komunitas. Program ini merupakan upaya penyebaran lembaga pelatihan pekerjaan untuk masyarakat luas.
Sementara itu, Beberapa Guru SMK Pesantren Darul Dakwah sedang mengikuti pelatihan dari Kementerian. Salah satunya Bapak A. Zainul Musthofa mengikuti pelatihan instruktur di BLK Bekasi, beliau dilatih untuk bagaimana membuat program BLK Desain Komunikasi Visual sepulangnya dari pelatihan. Kemudian sebagai pelatih yang akan mendampingi peserta BLK, SMK memberangkatkan Bapak Sindo Jayanto mengikuti pelatihan di Surabaya. Sebelumnya juga ada seorang guru yang mengikuti Pelatihan Upskilling dan Reskilling Kejuruan Desain Komunikasi Visual yaitu Bapak Estuadi Tatag Ramadhan, hingga saat ini beliau masih Magang di Gramasurya Yogyakarta untuk pelatihan program Desain Publikasi.
Kedepannya SMK Pesantren Darul Dakwah berusaha untuk mempersiapkan proses BLK Desain Komunikasi Visual dengan maksimal. Mengingat telah diresmikannya gedung ini dan diberangkatkan para guru untuk bekal dalam melatih program BLK nanti dan tinggal menunggu akan ada, insya Allah, santri santri yang kompeten di bidang Desain Komunikasi Visual sebagai lulusan yang siap kerja, siap berdakwah dan siap berkontribusi kepada masyarakat.
Di akhir peresmian BLK SMK Pesantren Darul Dakwah, Ibu Ida Fauziyah menyampaikan bahwa BLK ini Pelatihan vokasi untuk meningkatkan kompetensi, bukan sekedar menyiapkan untuk masuk ke pasar kerja namun alumni pelatihan BLK didorong untuk mampu mengembangkan wirausaha sendiri. Tidak lupa juga beliau menyerahkan bantuan sarana usaha penempatan alumni BLK Komunitas, BLK, dan PLK yang terdampak Covid-19. Masing-masing penerima mendapat bantuan sebesar Rp 2 juta.
Sumber (IG : Kemnaker) (Blog SMPT Darul Dakwah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar