06 Mei, 2018

Selamat Ulang Tahun PENS

Hari ini sangat menyenangkan, aku bersama ibu boncengan menuju kampus untuk jalan jalan pagi. sebelumnya aku masih harus membenarkan kipas angin yang ada dikontrakan, karena bebeapa kali si ibu asik kenak baling-balingnyaaa aja. jadi mau nggak mau aku sebelum ke ITS memasang penutup kipasnya.

kami kumpul titik tengah lah di manarul ilmi, Masjid ITS yang sampai sekarang belum mempunyai menara. aku dan ibu berpisah sesampainya di Manarul, ternyata si ibu dari kejauhan sudah bertemu dengan pujaan hati, Eka. waktu sudah mulai menunjukkan pukul 06.30 lewat. suasana disekitar kampus sudah mulai terang, ini disebabkan molornya kami di kontrakan.

perjalanan pun dimulai, aku seolah-olah jadi tourguaide mereka. dari manarul kami berjalan menyusuri trotoar selangkah demi selangkah hingga ke Fakultas MIPA, jurusan biologi tepatnya disana kami melihat ada orang sedang berjalan-jalan diatas baju pijat pijat itu. ada juga yang sedang jalan sehat. setelah itu kami melewati jurusan elektro dan kami sempat mengunjungi ITS Urban Farming. disana kami melihat daun seledri yang hijau, ada kangkung dan juga bayam dan masih banyak lagi sayur sayuran yang ada ditempat tersebut.

05 Mei, 2018

Kembali ke Surabaya

Kembali ke Kota Pahlawan lagi hatiku pun mulai menerka cuaca yang panas menanti. Ditemani sang ibu yang senantiasa disisi, kami pun berangkat pagi tadi dengan menaiki bis Pelita Indah. Ya, Pelita Indah & Harapan Jaya merupakan 2 bis yang dua-duanya pernah saya naiki lintas kediri-Surabaya. Perjalanan begitu terasa sejuk karena bis yang kami naiki bertuliskan "AC Tarip Biasa". lumayanlah walaupun biasa masih bisa merasakan dinginya AC hehehe.

Tak banyak sangu yang kami bawa ke Surabaya, Tahu kuning khas kediri yang dibawakan bupuh di Tosaren menjadi oleh oleh buat di Surabaya nantinya. by the way tahu kuning asli kediri itu enak sekali loh, walaupun masih belum digoreng, kata ibuku tahunya sudah bisa dimakan dan rasanya juga tak kalah enak. gak percaya? coba ae rek, lek awak mu ke kediri tukuen tahu kuning. hehe

04 Mei, 2018

Pengalamanku bemain Coc, Dota 2 dan Mobile Legend

Gini bro, kalli ini aku menulis dengan harapan pengalaman ku ini jadi cermin juga buat kalian yang pernah merasakanya bermain game game ini. Aku gak tau betapa masih banyaknya game-game yang lain lebih bagus atau lebih seru dari 3 game yang aku share ke kalian, tapi aku yakin dan benar asli kalau aku pernah dan benar-benar hanyut dalam keseruan 3 game ini. Disini yang kusarankan buat kamu cobalah mengerti untuk menyikapi segala sesuatu yang kita lakukan walaupun ukuranya kecil atau sepele seperti game pada umumnya. Maka dari itu penting untuk mengutarakan sebuah pendapat saya tentang game ini.

Yang pertama, COC atau Clash of Clans

Game ini awalnya kumainkan dengan hp smartfrenku waktu itu. Smartfren juga tidak kalahlah dengan merk-merk hp lainya dalam masalah bermain coc. Permainan ini membuat ku penasaran ketika teman kuliahku bermain di jam kuliah. Permainan ini tidak akan saya jelaskan cara bermainya, hanya saja bisa anda lihat review lainya di artikel lainya. Dari mulai elder hingga leader, dari mulai kutu loncat hingga buat clan, dari mulai miskin hingga full elixir maupun gold, dari mulai bronze hingga yang merah merah apa itu namanya aku lupa, itu sudah aku cobain. Betapa banyaknya pengorbanan dan waktu terbuang hanya untuk membangun desa coc yang kalah menang warnya tidak menentu. Betapa banyak hal bodoh yang dilakukan dengan hp saat memainkanya, yang pas waktu makanlah, waktu mandi lah bahkan waktu boker (bab) pas lagi war. Rasanya waduhhhh. Game ini benar-benar membuat aku kehabisan kesadaran untuk berhenti. Belum lagi waktu itu gems yang sudah berkali kali disimpan ditabung eh malah hilang dan dipakai buat ngebost sama orang lain dengan sengaja. Rasanya geram kali kalau udah seperti itu. Tapi ya sudah lah, itulah game coc yang pernah kumainkan guys

28 April, 2018

Paradigma, Mastermind dan Kemarin

kemarin, aku teringat dengan sepeda motorku, kharisma, yang belum diservis. aku pun bilang kepada ibuku. "bu kayaknya ini lampunya matilah, semuanya mati kecuali lampu depan" kemarin, aku pun jumatan di salah satu masjid di keputih, aku lupa nama masjidnya. tapi aku ingat persis dimana disitu didepanya ada sebuah rumah yang bertuliskan "terima "kost". ya, kata ibu memang nanti aku akan memilih kos baru lagi. tepatnya juli. karena juni kontrakanku sudah habis waktunya. kemarin, aku tidak jadi bertemu dengan pak Djoko, sepulangnya dari ruanganya aku kembali dan aku menemukan secarik kertas undangan pameran yang membuatku penasaran. waktu itu aku akan teringat sesuatu yang dulu. pameran komunitasku sendiri saat itu. kemarin, aku juga ikut lupa dan kesasar menuju balai pemuda bersama ibuku. aku menemukan dan teringat kapan ya aku pernah balai pemuda. seingatku ini baru pertama kalinya aku lihat pameran komunitas design ITS di balai pemuda. Seru dan Keren sekali lah pokoknya. mahasiswa baru sekarang mempunyai ide yang kreatif kreatif. aku teringat ada buku yang dilipat-lipat sehingga menjadi berbentuk tulisan "NOW" berbentuk 3D. ada juga pameran dari komunitas R109 yang seakan membuat pengunjung untuk membuat surat untuk seseorang. aku pun juga tak mau ketinggalan untuk menuliskan sesuatu saat itu. PARADIGMA kemarin awesome wis pokoke kemarin, pertama kalinya aku makan soto bersama ibu sepulangnya dari pameran. wah aku lupa gak ku photo makananya, soalnya kebuuru lapar. dan kami membelinya di pinggir jalan. Alhamdulillah nikmat sekali rasanya makan soto bersama ibu, dibayarin lagi sama ibu. sampek ibunya pun mbayar parkir juga. ya Allah esss es, maka nikmat ibu mana lagikah yang kamu dustakan, kemarin? Kemarin, semuanya terjadi udah kayak kenak servis saja, pikirku

25 April, 2018

Ngopi Sek!

Hari yang cerah untuk jiwa yang sepi sepertiku, mengulang lagi membuka lembaran laporan kerja praktek hari ini. masih tersimpan memori memori yang membuatku kembali teringat masa kerja praktek ku. tapi kali ini bukan kejadianya yang kuceritakan, akan tetapi aku melihat beberapa orang yang sudah menyelesaikan tugas laporan kerja praktek mereka. aku bertemu dengan pak Djoko kembali, berbeda dari niat sebelumnya yang ingin bertemu dengan ketua jurusan, hanya untuk membuat tanda tangan di lembaran laporan kerja praktekku. piye yo rasane? pokoke dino iki aku ngelu pol rek, laporan KP iki gak mari mari mboh opo'o. aku takok dosen maune ngene, takok bose nang pabrik maune ngene, takok ibu'e maune yo ngene,takok print printnan photo copy yo ngene, pokoke wis maune iku reno-reno. mboh ngelu mboh keringetan, pokoke siang iki gak ngantuk cuman yo ngono iku sirahku ngelu kabeh mergo mikirin laporan kapeeeeee kape. yowis ngunu ikulah rek sing penting aku kudu semangat. Pak Djoko wis nyemangati aku kudu semangat yo aku mesti semangat to. sore iki mari umbah2, masak, yo mandi yo kabeh... uwis. asharan yowis. sak iki aku tak ngopi sek! ojo lali lek ketemu aku semangati aku yo rek...

Baca artikel populer lainnya