Tampilkan postingan dengan label surabaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label surabaya. Tampilkan semua postingan
11 Mei, 2018
Masih Menunggu
Jumat adalah hari yang istimewa bagiku ketika berada dipondok. karena jumat adalah hari libur dimana semua jadwal kelas diganti dengan kegiatan ekstrakulikuler. tapi itu dulu, sekarang jumat ini bagiku istimewa karena hari ini pertama kalinya aku akan merasakan sidang tilang di pengadilan. sesampainya disana, ternyata kudapati calo-calo yang masih berkeliaran. semenjak itu aku hanya bisa pasrah menuruti bagaimana seoerti yang ibuku sepakati saja. sebelumnya di satu pertigaan di pusat kota surabaya hari ini aku juga hampir kena tilang karena mendahului saat ingin belok ke sbelah kanan. dengan cekatan ibu langsung menanggapi dengan bahasa jawa yang halus yang aku pun lupa apa yang dikatakan ibu tadi siang.
masih menunggu, Panggilan
masih menunggu, Sidang K1
dan masih menunggu? kapan ngejarnya tag? hehehe
06 Mei, 2018
Selamat Ulang Tahun PENS
Hari ini sangat menyenangkan, aku bersama ibu boncengan menuju kampus untuk jalan jalan pagi. sebelumnya aku masih harus membenarkan kipas angin yang ada dikontrakan, karena bebeapa kali si ibu asik kenak baling-balingnyaaa aja. jadi mau nggak mau aku sebelum ke ITS memasang penutup kipasnya.
kami kumpul titik tengah lah di manarul ilmi, Masjid ITS yang sampai sekarang belum mempunyai menara. aku dan ibu berpisah sesampainya di Manarul, ternyata si ibu dari kejauhan sudah bertemu dengan pujaan hati, Eka. waktu sudah mulai menunjukkan pukul 06.30 lewat. suasana disekitar kampus sudah mulai terang, ini disebabkan molornya kami di kontrakan.
perjalanan pun dimulai, aku seolah-olah jadi tourguaide mereka. dari manarul kami berjalan menyusuri trotoar selangkah demi selangkah hingga ke Fakultas MIPA, jurusan biologi tepatnya disana kami melihat ada orang sedang berjalan-jalan diatas baju pijat pijat itu. ada juga yang sedang jalan sehat. setelah itu kami melewati jurusan elektro dan kami sempat mengunjungi ITS Urban Farming. disana kami melihat daun seledri yang hijau, ada kangkung dan juga bayam dan masih banyak lagi sayur sayuran yang ada ditempat tersebut.
kami kumpul titik tengah lah di manarul ilmi, Masjid ITS yang sampai sekarang belum mempunyai menara. aku dan ibu berpisah sesampainya di Manarul, ternyata si ibu dari kejauhan sudah bertemu dengan pujaan hati, Eka. waktu sudah mulai menunjukkan pukul 06.30 lewat. suasana disekitar kampus sudah mulai terang, ini disebabkan molornya kami di kontrakan.
perjalanan pun dimulai, aku seolah-olah jadi tourguaide mereka. dari manarul kami berjalan menyusuri trotoar selangkah demi selangkah hingga ke Fakultas MIPA, jurusan biologi tepatnya disana kami melihat ada orang sedang berjalan-jalan diatas baju pijat pijat itu. ada juga yang sedang jalan sehat. setelah itu kami melewati jurusan elektro dan kami sempat mengunjungi ITS Urban Farming. disana kami melihat daun seledri yang hijau, ada kangkung dan juga bayam dan masih banyak lagi sayur sayuran yang ada ditempat tersebut.
05 Mei, 2018
Kembali ke Surabaya
Kembali ke Kota Pahlawan lagi hatiku pun mulai menerka cuaca yang panas menanti. Ditemani sang ibu yang senantiasa disisi, kami pun berangkat pagi tadi dengan menaiki bis Pelita Indah. Ya, Pelita Indah & Harapan Jaya merupakan 2 bis yang dua-duanya pernah saya naiki lintas kediri-Surabaya. Perjalanan begitu terasa sejuk karena bis yang kami naiki bertuliskan "AC Tarip Biasa". lumayanlah walaupun biasa masih bisa merasakan dinginya AC hehehe.
Tak banyak sangu yang kami bawa ke Surabaya, Tahu kuning khas kediri yang dibawakan bupuh di Tosaren menjadi oleh oleh buat di Surabaya nantinya. by the way tahu kuning asli kediri itu enak sekali loh, walaupun masih belum digoreng, kata ibuku tahunya sudah bisa dimakan dan rasanya juga tak kalah enak. gak percaya? coba ae rek, lek awak mu ke kediri tukuen tahu kuning. hehe
Tak banyak sangu yang kami bawa ke Surabaya, Tahu kuning khas kediri yang dibawakan bupuh di Tosaren menjadi oleh oleh buat di Surabaya nantinya. by the way tahu kuning asli kediri itu enak sekali loh, walaupun masih belum digoreng, kata ibuku tahunya sudah bisa dimakan dan rasanya juga tak kalah enak. gak percaya? coba ae rek, lek awak mu ke kediri tukuen tahu kuning. hehe
Langganan:
Komentar (Atom)
Baca artikel populer lainnya
-
Alat dan Bahan yang dibutuhkan Baiklah, kali ini saya akan berbagi bagaimana cara membuat tempat pensil dari koran bekas. membuat tempat...
-
Postingan sebelumnya saya sudah memberikan contoh bagaimana membuat surat lamaran kerja praktek/magang , khususnya bagi mahasiswa yang sedan...
-
Ada banyak macam surat yang digunakan saat ini, salah satunya surat lamaran. Surat ini digunakan sebagai perantara seseorang untuk mengajuka...
-
Santri juga bisa di pagi yang agak mendung itu, tepatnya di lapangan sepak bola yang berada di belakang gedung ruqayyah pesantren Ar-Raudhat...
-
See some of the issue and their business opportunities for Permak Bike before, this Project designed and developed with several stages of st...
-
Selain terkenal dengan karya-karyanya di Indonesia, 9 arsitek dan desainer interior asal Indonesia ini juga sukses hingga kancah internasi...
-
My project assignments in Basic Design 1 and 2. All designer must be able to more recognize and sensitive for feel aesthetics, beauty, char...
-
Banyak kardus bekas tapi tidak tahu ingin digunakan untuk apa? Tenang saja! Kertas kardus berkas dapat dijadikan rak sepatu yang unik. Be...
-
Sudah menjadi penantian bagi santri dan guru melihat bagaimana prosesnya pembangunan BLK mulai bulan Agustus lalu. Kini SMK Pesa...
-
Perlukah Seorang Santri Belajar Desain? (Kegiatan MPLS SMK Pesantren Darul Dakwah) Seperti yang sudah saya share di beberapa sos...

