Gini bro, kalli ini aku menulis dengan harapan pengalaman ku ini jadi cermin juga buat kalian yang pernah merasakanya bermain game game ini. Aku gak tau betapa masih banyaknya game-game yang lain lebih bagus atau lebih seru dari 3 game yang aku share ke kalian, tapi aku yakin dan benar asli kalau aku pernah dan benar-benar hanyut dalam keseruan 3 game ini. Disini yang kusarankan buat kamu cobalah mengerti untuk menyikapi segala sesuatu yang kita lakukan walaupun ukuranya kecil atau sepele seperti game pada umumnya. Maka dari itu penting untuk mengutarakan sebuah pendapat saya tentang game ini.
Yang pertama, COC atau Clash of Clans
Game ini awalnya kumainkan dengan hp smartfrenku waktu itu. Smartfren juga tidak kalahlah dengan merk-merk hp lainya dalam masalah bermain coc. Permainan ini membuat ku penasaran ketika teman kuliahku bermain di jam kuliah. Permainan ini tidak akan saya jelaskan cara bermainya, hanya saja bisa anda lihat review lainya di artikel lainya. Dari mulai elder hingga leader, dari mulai kutu loncat hingga buat clan, dari mulai miskin hingga full elixir maupun gold, dari mulai bronze hingga yang merah merah apa itu namanya aku lupa, itu sudah aku cobain. Betapa banyaknya pengorbanan dan waktu terbuang hanya untuk membangun desa coc yang kalah menang warnya tidak menentu. Betapa banyak hal bodoh yang dilakukan dengan hp saat memainkanya, yang pas waktu makanlah, waktu mandi lah bahkan waktu boker (bab) pas lagi war. Rasanya waduhhhh. Game ini benar-benar membuat aku kehabisan kesadaran untuk berhenti. Belum lagi waktu itu gems yang sudah berkali kali disimpan ditabung eh malah hilang dan dipakai buat ngebost sama orang lain dengan sengaja. Rasanya geram kali kalau udah seperti itu. Tapi ya sudah lah, itulah game coc yang pernah kumainkan guys
Tampilkan postingan dengan label ekonomi kreatif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ekonomi kreatif. Tampilkan semua postingan
04 Mei, 2018
28 April, 2018
Paradigma, Mastermind dan Kemarin
kemarin, aku teringat dengan sepeda motorku, kharisma, yang belum diservis. aku pun bilang kepada ibuku. "bu kayaknya ini lampunya matilah, semuanya mati kecuali lampu depan"
kemarin, aku pun jumatan di salah satu masjid di keputih, aku lupa nama masjidnya. tapi aku ingat persis dimana disitu didepanya ada sebuah rumah yang bertuliskan "terima "kost". ya, kata ibu memang nanti aku akan memilih kos baru lagi. tepatnya juli. karena juni kontrakanku sudah habis waktunya.
kemarin, aku tidak jadi bertemu dengan pak Djoko, sepulangnya dari ruanganya aku kembali dan aku menemukan secarik kertas undangan pameran yang membuatku penasaran. waktu itu aku akan teringat sesuatu yang dulu. pameran komunitasku sendiri saat itu.
kemarin, aku juga ikut lupa dan kesasar menuju balai pemuda bersama ibuku. aku menemukan dan teringat kapan ya aku pernah balai pemuda. seingatku ini baru pertama kalinya aku lihat pameran komunitas design ITS di balai pemuda. Seru dan Keren sekali lah pokoknya. mahasiswa baru sekarang mempunyai ide yang kreatif kreatif. aku teringat ada buku yang dilipat-lipat sehingga menjadi berbentuk tulisan "NOW" berbentuk 3D. ada juga pameran dari komunitas R109 yang seakan membuat pengunjung untuk membuat surat untuk seseorang. aku pun juga tak mau ketinggalan untuk menuliskan sesuatu saat itu. PARADIGMA kemarin awesome wis pokoke
kemarin, pertama kalinya aku makan soto bersama ibu sepulangnya dari pameran. wah aku lupa gak ku photo makananya, soalnya kebuuru lapar. dan kami membelinya di pinggir jalan. Alhamdulillah nikmat sekali rasanya makan soto bersama ibu, dibayarin lagi sama ibu. sampek ibunya pun mbayar parkir juga. ya Allah esss es, maka nikmat ibu mana lagikah yang kamu dustakan, kemarin?
Kemarin, semuanya terjadi udah kayak kenak servis saja, pikirku
04 Februari, 2017
Indonesia Ikuti Pameran Home Décor Prestisius di Eropa
Oleh : Kris Saputri
Jakarta, 1/2/2017 – Indonesia kembali terlibat dalam pameran Home Décor prestisius di Eropa melalui Ambiente 2017 di Frankfurt pada 10-14 Februari 2017. Melalui pameran tersebut Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) akan mendorong peningkatan ekspor produk kriya nasional. Ambiente adalah salah satu pameran internasional terbesar di Frankfurt yang menghadirkan inovasi produk pecah belah, peralatan dapur, perlengkapan rumah tangga, mebel hingga macam-macam suvenir serta kerajinan tangan dan mengusung tema dining, living and giving . Ambiente merupakan salah satu pameran dagang terbesar di Eropa dalam sektor ini, dengan total eksibitor sebanyak 4688 yang berasal dari 81 negara dan memamerkan produknya di areal seluas 330.000 meter persegi.
Langganan:
Komentar (Atom)
Baca artikel populer lainnya
-
Alat dan Bahan yang dibutuhkan Baiklah, kali ini saya akan berbagi bagaimana cara membuat tempat pensil dari koran bekas. membuat tempat...
-
Postingan sebelumnya saya sudah memberikan contoh bagaimana membuat surat lamaran kerja praktek/magang , khususnya bagi mahasiswa yang sedan...
-
Ada banyak macam surat yang digunakan saat ini, salah satunya surat lamaran. Surat ini digunakan sebagai perantara seseorang untuk mengajuka...
-
Santri juga bisa di pagi yang agak mendung itu, tepatnya di lapangan sepak bola yang berada di belakang gedung ruqayyah pesantren Ar-Raudhat...
-
See some of the issue and their business opportunities for Permak Bike before, this Project designed and developed with several stages of st...
-
Selain terkenal dengan karya-karyanya di Indonesia, 9 arsitek dan desainer interior asal Indonesia ini juga sukses hingga kancah internasi...
-
My project assignments in Basic Design 1 and 2. All designer must be able to more recognize and sensitive for feel aesthetics, beauty, char...
-
Banyak kardus bekas tapi tidak tahu ingin digunakan untuk apa? Tenang saja! Kertas kardus berkas dapat dijadikan rak sepatu yang unik. Be...
-
Sudah menjadi penantian bagi santri dan guru melihat bagaimana prosesnya pembangunan BLK mulai bulan Agustus lalu. Kini SMK Pesa...
-
Perlukah Seorang Santri Belajar Desain? (Kegiatan MPLS SMK Pesantren Darul Dakwah) Seperti yang sudah saya share di beberapa sos...


