Tampilkan postingan dengan label ekonomi kreatif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ekonomi kreatif. Tampilkan semua postingan

04 Mei, 2018

Pengalamanku bemain Coc, Dota 2 dan Mobile Legend

Gini bro, kalli ini aku menulis dengan harapan pengalaman ku ini jadi cermin juga buat kalian yang pernah merasakanya bermain game game ini. Aku gak tau betapa masih banyaknya game-game yang lain lebih bagus atau lebih seru dari 3 game yang aku share ke kalian, tapi aku yakin dan benar asli kalau aku pernah dan benar-benar hanyut dalam keseruan 3 game ini. Disini yang kusarankan buat kamu cobalah mengerti untuk menyikapi segala sesuatu yang kita lakukan walaupun ukuranya kecil atau sepele seperti game pada umumnya. Maka dari itu penting untuk mengutarakan sebuah pendapat saya tentang game ini.

Yang pertama, COC atau Clash of Clans

Game ini awalnya kumainkan dengan hp smartfrenku waktu itu. Smartfren juga tidak kalahlah dengan merk-merk hp lainya dalam masalah bermain coc. Permainan ini membuat ku penasaran ketika teman kuliahku bermain di jam kuliah. Permainan ini tidak akan saya jelaskan cara bermainya, hanya saja bisa anda lihat review lainya di artikel lainya. Dari mulai elder hingga leader, dari mulai kutu loncat hingga buat clan, dari mulai miskin hingga full elixir maupun gold, dari mulai bronze hingga yang merah merah apa itu namanya aku lupa, itu sudah aku cobain. Betapa banyaknya pengorbanan dan waktu terbuang hanya untuk membangun desa coc yang kalah menang warnya tidak menentu. Betapa banyak hal bodoh yang dilakukan dengan hp saat memainkanya, yang pas waktu makanlah, waktu mandi lah bahkan waktu boker (bab) pas lagi war. Rasanya waduhhhh. Game ini benar-benar membuat aku kehabisan kesadaran untuk berhenti. Belum lagi waktu itu gems yang sudah berkali kali disimpan ditabung eh malah hilang dan dipakai buat ngebost sama orang lain dengan sengaja. Rasanya geram kali kalau udah seperti itu. Tapi ya sudah lah, itulah game coc yang pernah kumainkan guys

28 April, 2018

Paradigma, Mastermind dan Kemarin

kemarin, aku teringat dengan sepeda motorku, kharisma, yang belum diservis. aku pun bilang kepada ibuku. "bu kayaknya ini lampunya matilah, semuanya mati kecuali lampu depan" kemarin, aku pun jumatan di salah satu masjid di keputih, aku lupa nama masjidnya. tapi aku ingat persis dimana disitu didepanya ada sebuah rumah yang bertuliskan "terima "kost". ya, kata ibu memang nanti aku akan memilih kos baru lagi. tepatnya juli. karena juni kontrakanku sudah habis waktunya. kemarin, aku tidak jadi bertemu dengan pak Djoko, sepulangnya dari ruanganya aku kembali dan aku menemukan secarik kertas undangan pameran yang membuatku penasaran. waktu itu aku akan teringat sesuatu yang dulu. pameran komunitasku sendiri saat itu. kemarin, aku juga ikut lupa dan kesasar menuju balai pemuda bersama ibuku. aku menemukan dan teringat kapan ya aku pernah balai pemuda. seingatku ini baru pertama kalinya aku lihat pameran komunitas design ITS di balai pemuda. Seru dan Keren sekali lah pokoknya. mahasiswa baru sekarang mempunyai ide yang kreatif kreatif. aku teringat ada buku yang dilipat-lipat sehingga menjadi berbentuk tulisan "NOW" berbentuk 3D. ada juga pameran dari komunitas R109 yang seakan membuat pengunjung untuk membuat surat untuk seseorang. aku pun juga tak mau ketinggalan untuk menuliskan sesuatu saat itu. PARADIGMA kemarin awesome wis pokoke kemarin, pertama kalinya aku makan soto bersama ibu sepulangnya dari pameran. wah aku lupa gak ku photo makananya, soalnya kebuuru lapar. dan kami membelinya di pinggir jalan. Alhamdulillah nikmat sekali rasanya makan soto bersama ibu, dibayarin lagi sama ibu. sampek ibunya pun mbayar parkir juga. ya Allah esss es, maka nikmat ibu mana lagikah yang kamu dustakan, kemarin? Kemarin, semuanya terjadi udah kayak kenak servis saja, pikirku

04 Februari, 2017

Indonesia Ikuti Pameran Home Décor Prestisius di Eropa

Oleh : Kris Saputri


Jakarta, 1/2/2017 – Indonesia kembali terlibat dalam pameran Home Décor prestisius di Eropa melalui Ambiente 2017 di Frankfurt pada 10-14 Februari 2017. Melalui pameran tersebut Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) akan mendorong peningkatan ekspor produk kriya nasional. Ambiente adalah salah satu pameran internasional terbesar di Frankfurt yang menghadirkan inovasi produk pecah belah, peralatan dapur, perlengkapan rumah tangga, mebel hingga macam-macam suvenir serta kerajinan tangan dan mengusung tema dining, living and giving . Ambiente merupakan salah satu pameran dagang terbesar di Eropa dalam sektor ini, dengan total eksibitor sebanyak 4688 yang berasal dari 81 negara dan memamerkan produknya di areal seluas 330.000 meter persegi.

Baca artikel populer lainnya