11 Mei, 2018

Masih Menunggu


Jumat adalah hari yang istimewa bagiku ketika berada dipondok. karena jumat adalah hari libur dimana semua jadwal kelas diganti dengan kegiatan ekstrakulikuler. tapi itu dulu, sekarang jumat ini bagiku istimewa karena hari ini pertama kalinya aku akan merasakan sidang tilang di pengadilan. sesampainya disana, ternyata kudapati calo-calo yang masih berkeliaran. semenjak itu aku hanya bisa pasrah menuruti bagaimana seoerti yang ibuku sepakati saja. sebelumnya di satu pertigaan di pusat kota surabaya hari ini aku juga hampir kena tilang karena mendahului saat ingin belok ke sbelah kanan. dengan cekatan ibu langsung menanggapi dengan bahasa jawa yang halus yang aku pun lupa apa yang dikatakan ibu tadi siang.

masih menunggu, Panggilan

masih menunggu, Sidang K1

dan masih menunggu? kapan ngejarnya tag? hehehe

10 Mei, 2018

Awalnya

Awalnya rencana hari ini aku pergi berenang bersama mex dan teman-teman lainya. kemarin malam aku dikabari kalau ada kolam renang di Kodam yang cukup luas, sehingga aku tertarik untuk berenang bersama mereka. tapi faktanya yang terjadi di lapangan, hahaha, kami tidak jadi berenang dikarenakan mex berfirman "Gak ada yang bisa katanya orang ini ai". Mex pun Php (pemberi harapan palsu)

yah akhirnya aku pun pergi bersama ibu untuk memberikan pakaian bekas yang kemarin untuk acara sharing is is caring di jurusan Teknik Industri. setelah itu sebenarnya aku ingin mengikuti international seminar yang diadakan Surabaya Design Summit, tapi aku masih ragu dan bingung akan pergi kesana dikarenakan tempat yang belum pernah aku kunjungi dan jam yang terlalu mepet dengan jam shalat dzuhur. akhirnya setelah memberikan baju bekas itu, kami pun saya bersama ibu akhirnya pergi ke manarul saja untuk shalat zuhur berjamaah di masjid. dan memutuskan untuk kembali ke kontrakan untuk istirahat

08 Mei, 2018

Malam

Malam memang gelap, segelap peci hitam yang baru kubeli barusan. malam menyisakan banyak cerita dari pagi ini hingga sore. tapi masih saja ada rasa bosan dan suntuk ketika tidak ada yang harus dikerjakan. bermain game? oh tidak... aku sudah berjanji untuk tidak memainkanya lagi. 3 game yang lalu sudah mulai  kutinggalkan pelan-pelan. mengikuti waktu yang terus berjalan aku pun harus lebih bersemangat untuk mengejar malam yang lebih indah dan malam yang lebih berkah yaitu malam wisudawan dan malam lailatul qadr.

al- Banjari, itulah merk peci yang barusan kubeli bersama ibu di Rabbani. harganya tak begitu mahal lah dengan kualitasnya cukup bagus dan nyaman untuk dikenakan saat shalat di masjid. setelah itu malam ini pun menjadi malam yang manis karena malam ini menyisakan kolak dingin yang dari tadi siang sudah ibu siapkan buatku. terima kasih ibu...

Obat sudah diminum, dan mata pun mulai mengantuk, saatnya istirahat dan aku harus bersemangat kembali esok hari. karena aku ingin bertemu Pak Joko di kampus. aku ingin menanyakan kabar laporan Kerja Praktekku yang sudah lama sekali belum keluar nilainya.

Semoga saya tambah sehat dan semangat terus, buat yang membaca tulisan ini. Terima kasih sudah mau mampir dan mau membaca tulisan ini, mari budayakan menulis dan membaca karena dengan 2 itu kita bisa mengukir sejarah baik di dunia nyata maupun maya.

Sekian... Selamat Malam

Kalender Kompetisi

Bukan hadiah yang membuat kita tetap berkreasi, tapi kalian yang mau beranjak untuk berkompetisi meraih prestasi.

Salurkan ide-ide kreatifmu dengan mengikuti kompetisi desain berikut. klik dibawah sini

CUP DESIGN COMPETITION



WTF 18 
(Symmer festival of music, art, fashion & food)


WASTE WISE
Smart Product for Waste Solution


Info lebih lanjut dapat dilihat di mading despro atau menghubungi Departemen INKA HIMA IDE.

@LINE : almasaulashofi (Alma)
@LINE : efvillanovalia2 (Efvilla)

Salam Prestasi!

#designITS
#himaIDE
#kalkom
#DesproBerprestasi

06 Mei, 2018

Selamat Ulang Tahun PENS

Hari ini sangat menyenangkan, aku bersama ibu boncengan menuju kampus untuk jalan jalan pagi. sebelumnya aku masih harus membenarkan kipas angin yang ada dikontrakan, karena bebeapa kali si ibu asik kenak baling-balingnyaaa aja. jadi mau nggak mau aku sebelum ke ITS memasang penutup kipasnya.

kami kumpul titik tengah lah di manarul ilmi, Masjid ITS yang sampai sekarang belum mempunyai menara. aku dan ibu berpisah sesampainya di Manarul, ternyata si ibu dari kejauhan sudah bertemu dengan pujaan hati, Eka. waktu sudah mulai menunjukkan pukul 06.30 lewat. suasana disekitar kampus sudah mulai terang, ini disebabkan molornya kami di kontrakan.

perjalanan pun dimulai, aku seolah-olah jadi tourguaide mereka. dari manarul kami berjalan menyusuri trotoar selangkah demi selangkah hingga ke Fakultas MIPA, jurusan biologi tepatnya disana kami melihat ada orang sedang berjalan-jalan diatas baju pijat pijat itu. ada juga yang sedang jalan sehat. setelah itu kami melewati jurusan elektro dan kami sempat mengunjungi ITS Urban Farming. disana kami melihat daun seledri yang hijau, ada kangkung dan juga bayam dan masih banyak lagi sayur sayuran yang ada ditempat tersebut.

Baca artikel populer lainnya