Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

31 Mei, 2018

Kata Ibu Proposalku Ditekong K24


Bismillahirahmanirrahim...

Alhamdulillah pagi ini masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk beraktifitas sebagaimana biasanya, hari ini kebetulan saya berencana menuliskan sesuatu yang beda dari biasanya. awalnya kejadian ini terjadi saat saya curhat dan bercerita berduaan bersama ibu saya selepas subuh. biasanya saya dan ibu istirahat sehabis subuh dan bangun sekitar jam 7-8an ketika sahur, hehehe ibu dan anak sama saja ya ternyata.

tetapi hari ini ada yang berbeda, saya terpintas saja kebetulan menemukan ide dan pikiran yang muncul dalam kepala saya. saya terbersit mempunyai keinginan secara tiba tiba setelah melihat surabaya patata, iya kuenya ria ricis, tau kan ria ricis? siapa sih yang nggak kenal adek dari ustadzah oki ini? hehehe. jadi ceritanya saya dan eka kemarin membeli surabaya patata di outlet di jalan dharmahusada surabaya, disana saya lihat tempatnya tidak begitu besar akan tetapi outletnya begitu cukup banyak varian produknya selain surabaya patata itu sendiri. Nah tadi pagi, setelah surabaya patata habis kami santap untuk berbuka puasa kemarin, kotak surabaya patata yang menjadi kemasan cakenya itu saya perhatikan ternyata sebesar kotak nasi berkat. iya kalau dibandingkan dengan bika ambonya medan atau bolu merantinya medan iya masih kalah dong, tapi kalau rasa yang ditanya, hmmm surabaya patata lumayanlah rasanya, eh kok jadi promosi ya?

08 Mei, 2018

Malam

Malam memang gelap, segelap peci hitam yang baru kubeli barusan. malam menyisakan banyak cerita dari pagi ini hingga sore. tapi masih saja ada rasa bosan dan suntuk ketika tidak ada yang harus dikerjakan. bermain game? oh tidak... aku sudah berjanji untuk tidak memainkanya lagi. 3 game yang lalu sudah mulai  kutinggalkan pelan-pelan. mengikuti waktu yang terus berjalan aku pun harus lebih bersemangat untuk mengejar malam yang lebih indah dan malam yang lebih berkah yaitu malam wisudawan dan malam lailatul qadr.

al- Banjari, itulah merk peci yang barusan kubeli bersama ibu di Rabbani. harganya tak begitu mahal lah dengan kualitasnya cukup bagus dan nyaman untuk dikenakan saat shalat di masjid. setelah itu malam ini pun menjadi malam yang manis karena malam ini menyisakan kolak dingin yang dari tadi siang sudah ibu siapkan buatku. terima kasih ibu...

Obat sudah diminum, dan mata pun mulai mengantuk, saatnya istirahat dan aku harus bersemangat kembali esok hari. karena aku ingin bertemu Pak Joko di kampus. aku ingin menanyakan kabar laporan Kerja Praktekku yang sudah lama sekali belum keluar nilainya.

Semoga saya tambah sehat dan semangat terus, buat yang membaca tulisan ini. Terima kasih sudah mau mampir dan mau membaca tulisan ini, mari budayakan menulis dan membaca karena dengan 2 itu kita bisa mengukir sejarah baik di dunia nyata maupun maya.

Sekian... Selamat Malam

Baca artikel populer lainnya