24 April, 2018

Sudah sidang belum?

seingatku sudah lama aku kuliah kerja praktek tapi belum lulus lulus juga. saat itu salahku emang karena menunda terlalu lama dan santai. itulah mengapa kerja praktekku jadi begini. mulai dari takut dengan dosen pembimbing, cari tempat magang yang bagus, dan masih banyak lagi pikiran negatif yang menganggu di kepala. tapi setidaknya aku sudah mulai berani bertanya waktu itu sama Ihsan, gimana sebaiknya kerja praktek yang cocoknya untuk aku. aku pilih di Romi Violeta. Karena disana sebelumnya ada angkatanku yang sebelumnya sudah oernah magang disana. ternyata tempatnya asik juga buatku. apalagi tak kusangka ditempat kerja seperti itu masih ada lapangan badminton sampai pertandingan antar pegawainya disana, seingatku. hari ini tadi aku kembali bertemu dengan mereka, para bapak bapak yang kukenal di Romi, ada Pak Jamil, Pak Riedha, Mas jamil dan lainya. mereka semua sangat bersahabat, murah senyum dan ramah. sampai akhirnya tiba aku melihat ada 2 orang cina yang tak kupahami apa yang mereka bicarakan, mereka sedikit sedikit berbahasa jawa dan indonesia, dan tak sedikitpun mereka berbahasa cina. layaknya bos besar mereka bercerita banyak hal yang tak kumengerti. tapi ya begitulah mungkin aku pun juga jika menjadi bos bisa seperti mereka. Tapi masih ada satu masalahnya saat ini... Kamu sudah sidang belum? tanya Pak polisi saat menilangku siang tadi.

22 April, 2018

Duluan sebelum selesai

Masih terngiang dikepalaku bahwa semua pekerjaan harus dilakukan dengan serius. tapi tidak juga mesti serius sekali karena kadang terlalu keseriusan juga membuat suntuk. iya, malam ini seperti biasa aku sholat di masjid al-Huda, sebelumnya aku ditanya ibuku, "apa nama mesjidnya yang disana le?". aku lupa menjawabnya. setelah terlambat dan harus antri untuk wudhu disana, aku pun sempat membaca bahwa nama masjid itu Al-Huda. aku menjuluki masjid itu masjid 1 pet (karena yang kuingat masjid itu janya mempunyai 1 keran air) Subhanallah... tak seperti biasanya, aku pulang lebih cepat, aku ingin makan malam yang sudah disiapkan oleh ibuku, sayur sop. alhamdulillah malam ini masih bisa makan sayur sop si ibu. walaupun begitu, ibu masih mengingatkan aku untuk berpuasa esok hari, aku pun mengiyakan. sudah lama rasanya tidak puasa sunah senin-kamis. semoga puasa besok tidak mengurangi semangat diriku untuk menggarap tugas akhirku yang belum berakhir. ayo sedikit lagi es... pasti kamu bisa jam menunjukkan angka 19.40. masih banyak yang ingin kuceritakan tapi, setidaknya aku ingin mendengar nasihat ibu lagi, baru ini aku belum bisa minum obat sendiri. aku sakit, tapi aku berusaha untuk sembuh. buat kamu yang membaca ini doakan saya ya, semoga saya bisa kembali berpikir dengan normal dan jernih agar bisa menjalani hidup yang sementara ini. selamat malam, mas estu.

Keringat sebelum maghrib

minggu pagi hari yang tak biasanya kurasakan,rencanannya sebelumnya aku ingin berjumpa teman teman fim di surabaya, FIM HEROES namanya. tak terasa saat ini fim sudah mempunyai angkatan ke-19 dan akan menjadi angkatan ke-20. berbeda dari biasanya pertemuan dengan fim tadi membuatkku senyum senyum sendiri, tak tau apa yang ada dipikiran kepalaku. saat bertemu para calon peserta fim, mereka sangat antusias dan bersemangat sekali. beda dengan waktu seleksi calon peserta angkatanku. febri, masih ingat betul. dialah captain penerus fim heroes yang kuingat. namun sekarang sudah berganti. aku mengenal keluarga baru di fim heroes ada shafira, fay, sisi dan novi. tak lupa aku juga bertemu mas Edi fim 12 pagi tadi. tak terasa waktu begit cepat, para peserta menunjukkan presentasi yang sangat kreatif dan luarbiasa. aku kagum dan salut, sesekali aku terharu pada salah satu presentasi mereka. aku paling suka dengan project "kampung dolanan" dan paling terharu dengan "Dr Soetomo" ibu masih disampingku saat ini, dia berkata "lagi ngeblog nih yeee" azan magrib, aku pun ke masjid.

Jantung Hatiku

kemarin, aku dan ibu jadi bertemu dengan langlang, kami mendiskusikan hasil rancangan sepeda listrik yang aku buat. sesampainya disana aku ingat dimana ada sepeda berwarna abu-abu baru selesai dibuatnya. terkesima, dia bilang "iku loh tag frame sing ngisor persis" dia tak berubah dengan yang sebelumnya, hanya saja dia sekarang sudah memiliki jantung hatinya yang baru saat kutemui. ya, Nala. itulah nama panggilan jantung hati langlang. berbeda dengan sepeda, nala merupakan jantung hati yang baru. kelak ia akan menjadi anak yang baik dan solehah. Aamiin... mengenai sepeda untuk tugas akhirku, ya ternyata masih jauh dari yang diharapkan langlang, aku masih perlu banyak revisi dan mengulang beberapa gambar teknik. tapi tak masalah, aku akan merevisinya dan memperbaikinya. aku percaya langlang sudah menjadi sosok dosen yang diamanahkan dosen pembimbingku pak bambang, jadi ya aku harus yakin aku bisa mengerjakanya dengan benar. besok senin, perkerjaanku akan kulanjutkan, sebelum sore semoga sudah bisa memberikan 1 gambaran yang detail untuk ditunjukkan ke pak bambang. Semangat ya es...

21 April, 2018

Diriku siang ini

Hari dimana aku merasa kembali belajar tentang kehidupan. ya, hari menjadi waktu terasa begitu cepat dan lama. mengingat-ingat kembali apa yang bisa dilakukan menjadi desainer saat ini. haaaap, langsung habis sebungkus roti yang baru saja ditawarkan ibu, rasa coklatnya manis bagaikan produk seseorang yang berguna dan bermanfaat untuk aktifitas orang lain. walaupun hitam roti itu tapi roti bisa juga meyakinkan penikmatnya bahwa hitam juga dapat dinikmati. surabaya masih panas seperti biasanya, terdengar suara orang dan kipas saat ini yang kurasakan. ihsan, ya dia salah satu sahabatku yang baru datang kemarin malam. saat itu aku masih ketiduran sehingga aku tidak bisa membukakan pagar kontrakan untuknya. maaf ya san Ableh, dia sedang bekerja hari ini katanya. "kerja reeek" dia juga yang membukakan pagar tadi malam buat ihsan. semoga kerjaanmu lancar ya bleh. bersama ibu, siang ini sungguh berbeda rasanya, merasakan suasana yang belum tau apa yang akan terjadi selanjutnya. ibu disini menemani anaknya yang nomer 1, walaupun mempunyai anak 2, dia rela mengikutiku dan berkorban untuk aku. ohhh beginilah bu rasanya punya anak yang masih belum tau apakah sudah membahagikanmu atau belum dengan impianya. Sore ini kebetulan aku ada janji dengan Langlang, dia sahabatku juga. aku akan bertemu denganya berasama ibu, kami akan membicarakan bagaimana tugasku sebaiknya akan dikerjakan. aku tidak tahu, seperti apa nantinya pertemuan itu. aku berharap Allah menunjukkan kami jalan untuk mendapatkan ilmu bagaimana membuat desain sepeda yang benar dan bagus. lang, ojo lali yooo

Baca artikel populer lainnya